Oleh Hasim
(Kepala Sekolah, Penulis, Praktisi Pendidikan)
Ramadan sejatinya adalah bulan berbagi. Demikian Rasulullah bersabda, "Dari Anas RA, sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Sedekah di bulan Ramadhan,’” (HR At-Tirmidzi).
Bulan Ramadan juga mendidik dan mentarbiyah diri sebagai bulan tarbiyah, agar menjadi pribadi yang mulia. Bulan tarbiyah ini merupakan desain Alloh untuk memuliakan hambanya.
“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim).
SMAN 13 Bekasi sesuai dengan visi dan misinya menjadikan pribadi yang beriman dan bertakwa dengan profil pelajar Pancasila sebagai indikator dalam menumbuhan budi bekerti.
Menumbuhan profil pelajar Pancasila di SMAN 13 Kota Bekasi, selain tadarus dan sholat Dhuha sebagai pembelajaran yang integratif, selama Bulan Ramadan ini penumbuhan budi pekerti ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.
Selain infak dan shodaqoh sebagai suatu pembiasaan setiap hari, kegiatan SmarTren, menjadi nuansa Rantang Pramuka dan Rantang ASN sebagai teladan.
Rantang ASN sebagai gagasan indah di bulan Ramadan yang digagas Gubernur Jabar Kang Emil panggilan akrabnya, sebagai perilaku menumbuhkan kepekaan para ASN terhadap masyarakat, merupakan mewujudkan rasa syukur atas nikmat profesi ASN tehadap pemberi nikmat, yakni Sang Maha Pencipta.
Ada hikmah yang mendalam sebagai catatan kecil dalam Rantang ASN, tapi penuh makna yaabg mendalam. ASN SMAN 13 Bekasi berbagi Rantang ASN terhadap mereka yang kurang beruntung, yakni hamba-hamba Alloh yang mendapat ujian berat dengan predikat ODGJ, orang dengan gangguan jiwa atau penyandang gangguan jiwa di Yayasan Rehabilitasi Galuh yang berada tidak jauh dari Kampus SMAN 13 Bekasi.
Terdapat 300 pasien ODGJ dengan tingkat penderitaan yang bervariasi dari ringan sedang sampai berat. Menyaksikan mereka yang pengidap ODGJ cukup miris keberadaannya. Dan tentu saja mereka memerlukan uluran tangan kita dalam bentuk kepedulian yang nyata.
Betapa kita sangat dan akan semakin bersyukur kepada Sang Pemilik Jiwa ini, bila melihat mereka yang menderita ODGJ yang begitu prihatin dan menderita. Karena betapa Alloh Yang Maha Rahman dan Rahim telah menganugerahkan sehat jasmani dan rohani kepada kita semua sebagai nikmat yang tiada terhingga.
Bunga-bunga Ramadan di SMAN 13 Bekasi diawali dengan BERBALAS, Berbagi Bersama 13, yang seluruhnya diinisiasi oleh siswa-siswi sebagai bentuk kepekaan dan kepedulian pada sesama, khususnya keluarga besar SMAN 13 Bekasi.
TARTIL, Ta'jil Bersama Tiga Belas bersama Siswa OSIS dan MPK serta Eksekul menjadi aktivitas yang menarik menjelang buka puasa Ramadan di tengah hiruk pikuk kesibukan Lampu Merah Rawa Panjang merupakan pengalaman yang penuh hikmah, khususnya untuk menjadikan siswa tumbuh kembang dan peka serta punya kepedulian terhadap sesama.
Bunga-bunga Ramadhon di Kampus SMAN 13 Bekasi akhirnya digenapi dengan kegiatan santunan anak-anak yatim piatu sambil menikmati buka bersama dengan keluarga besar SMAN 13 Bekasi. Rangkaian kegiatan bunga-bunga Ramadhan di atas merupakan rangkaian kecil, namun berharap dapat memberi makna besar khususnya bagi siswa-siswi yang berkehendak mewujudkan insan paripurna atau sering disebut sebagai profil pelajar Pancasila. Tiada seindah Ramadan tanpa indahnya berbagi pada sesama.
Humas SMAN 13 Bekasi | 2022-04-26| Dibaca : 838
- Daftar Ulang SPMB Tahap 1
- SMAN 13 Bekasi Kirimkan Perwakilan Terbaik di Ajang OSN-K 2026
- PENGUMUMAN PCMB SMAN 13 BEKASI
- PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN PELAJARAN 2025/2026
- Peringati Hari Bumi Sedunia 2026 SMAN 13 Kota Bekasi Ajak Siswa Jaga Kelestarian Alam
- Borong Juara Tim Paskibra SMAN 13 Bekasi Raih Segudang Prestasi.
- Tips kembali ke sekolah dengan semangat
- Sayangi Bumi dengan Menjaga Lingkungan
- Hari Guru Nasional 2025 - Guru Hebat Indonesia Kuat
- Seberapa Penting Ekstrakurikuler bagi Remaja di Sekolah